Jangkrik : Si Kecil yang Kaya Gizi

Siapa yang tidak  tahu jangkrik? Serangga kecil yang kalau menjelang sore suka terdengar suaranya. Atau mungkin bagi yang memelihara burung sudah tau kalau jangkrik dimanfaatkan sebagai pakan burung. Serangga yang memiliki nama latin Gryllus assimilis ini merupakan salah satu ternak yang belakangan ini dikembangkan karena permintaannya yang mulai meningkat.Biasanya, jangkrik dimanfaatkan sebagai pakan burung atau pakan ikan. Uniknya, ada beberapa daerah tertentu yang memanfaatkan jangkrik untuk dikonsumsin lohh! Sungguh sesuatu hal yang tidak biasa dan sulit membayangkan bagaimana cara orang mengkonsumsi jangkrik. Tetapi tunggu dulu nih.. Ternyata dibalik bentuknya yang kecil dan warnanya yang hitam kecoklatan itu, ternyata ada kandungan gizi yang luar biasa loh pada jangkrik.

Ternyata menurut jurnal yang ditulis oleh Giescha et al pada tahun 2014 mengatakan bahwa jangkrik, dalam hal ini ialah yang sudah di olah menjadi tepung jangkrik mengandung protein sebesar 55,96 %. . Kandungan proteinnya tiga kali lipat kandungan daging ayam, sapi dan udang. Jangkrik juga ternyata mengandung protein omega 3, omega 6 dan omega 9 yang dibutuhkan anak untuk proses tumbuh kembangnya. Protein jangkrik menurut agrobisnisinfo.cm juga  bermanfaat sebagai anti oksidan untuk mencegah penyempitan dan penyumbatan pembuluh darah loh. Asam aminonya dapat menghasilkan protein collagen sehingga dipercaya dapat mempertahankan elastisitas dari ulang, sel kulit, dan kornea mata, sehingga dapat menghambat efek penuaan dan penyakit katarak.

Inilah yang membuat jangkrik dikatakan sebagai sumber protein dan banyak sekali manfaatnya. Dalam pemanfaatannya untuk pakan, penggunaan tepung jangkrik juga relatif lebih murah digunakan dan harapannya bisa menjadi substitusi pakan seperti tepung ikan maupun tepung udang. Tentunya hal ini menjadi daya tarik tersendiri bagi manusia yang memang memperhatikan setiap kandungan gizi pada jangkrik. Masih ragu dengan manfaat dan khasiat jangkrik? Sudah adakah keinginan untuk mengkonsumsinya? Wah.. pasti bingung kan bagaimana cara mengkonsumsi jangkrik sebagai makanan?

Jangkrik ternyata bisa langsung digoreng atau dibakar untuk dimakan,atau menggunakan tepung jangkrik sebagai adonan untuk melapisi bahan makanan lain. Lain lagi bila pengolahan jangkrik untuk anak-anak, adonan dapat dibuat menyerupai nuget atau biskuit loh.

Nah itulah manfaat dari jangkrik serta serba-serbi jenis olahannya. Semoga bisa bermanfaat dan buat kamu yang tertarik jangkrik, mungkin bisa melakukan penelitian ataupun langsung budidaya jangkrik ! –CW-

Daftar Pustaka :

Bayu Giescha BK, Osfar Sjofjan,  Irfan H Djunaidi.2014. Efek Penggunaan Tepung Jangkrik (Gryllus mitratus burm) dalam Pakan Terhadap Penampilan Produksi Ayam Pedagin. Fakultas Peternakan. Universitas Brawijaya :  Malang.

www.agrobisnisinfo.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *