Melalang Buana ke Global Buana Farm bersama Divisi Unggas

IMG_20160326_095907

Belajar dapat dilakukan dimanapun dan kapanpun. Belajar bukan hanya duduk di suatu ruangan, tetapi juga di lapang.

Sabtu, 26 Maret 2016 divisi Unggas bersama pengurus HIMAPROTER lainnya melakukan kunjungan ke Global Buana Farm. Tujuan dari kunjungan ini yaitu memperkenalkan dunia usaha di bidang peternakan kepada mahasiswa, mengetahui dan memahami manajemen pemeliharaan unggas terutama ayam layer. Selain itu, kunjungan ini dapat berfungsi sebagai wadah pembanding antara teori dan aplikasi yang diperoleh saat dibangku kuliah dengan kenyataan yang dijumpai di lapang.

Acara dimulai pukul 09.30 WIB menuju lokasi. Tiba di sana langsung disambut Mas Gerry selaku pemilik CV Global Buana Farm, pengusaha ayam layer, yang menggunakan kandang sistem closed house. Acara selanjutnya didampingi beliau menuju kandang layer dengan jenis ayam Lohman 403.

IMG_20160326_095937

Banyak ilmu yang diperoleh dari kunjungan ini, mulai dari manajemen pemeliharaan layer sampai manajemen pemasaran pada konsumen. Untuk memelihara 13.500 ekor ayam, Mas Gerry membutuhkan pakan 1,4 ton perhari, dengan produksi telur mencapai 1 ton perhari (Hen Day 93%). Pemberian pakan dilakukan 2 kali sehari, yaitu pukul 07.00 dan 13.00 WIB, secara otomatis menggunakan mesin. Pemberian minum menggunakan nipple yang dilakukan setiap sore. Pengambilan kotoran ayam dilakukan 1 bulan sekali dan dijual kepada petani sekitar. Selain itu, terdapat pemberian vaksin per ekor ayam. Serta pemotongan paruh ayam yang dilakukan 2 kali, yaitu saat DOC dan umur 11 minggu. Faktor cahaya juga mempengaruhi produktivitas ayam layer. Lampu dinyalakan pada malam hari selama 6 jam.

IMG_20160326_100338

Pemasaran telur selain dilakukan di toko sendiri, juga didistribusikan ke daerah sekitar Dramaga, Bogor. Harga jual telur mengikuti harga pasar. Selain itu, Mas Gerry juga melakukan pengecekan data setiap hari mengenai produksi telur, konsumsi pakan ayam, dan kualitas telur yang dihasilkan.

Kandang dengan sistem closed house merupakan kandang yang menjamin keamanan dan memperkecil sress pada ternak, serta efisien tenaga kerja. Temperatur yang dapat diatur dan sirkulasi udara yang baik, membuat ayam nyaman, sehat, dan tenang. Namun, terdapat permasalahan dalam sistem kandang semacam ini, seperti kebutuhan listrik yang tinggi sehingga biaya yang dibutuhkan menjadi lebih tinggi. Kandang ini juga dilengkapi dengan cooling pad yang berfungsi mencegah udara yang telalu panas dan udara yang lembab di dalam kandang.

IMG_20160326_120009

Selain belajar mengenai ayam layer, peserta kunjungan juga belajar bagaimana membangun sebuah usaha menurut Mas Gerry. Hal pertama dan paling utama adalah dimulai dengan niat. Menghitung biaya investasi, bangunan, lokasi, cara memperoleh ayam dan pekerja. Setelah itu, mencari modal untuk membangun kandang dan ayam yang akan dibudidayakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *