Proses Pengolahan Susu Pasca Pemerahan

Haiiii Cowboys!!! Kali ini kita akan membahas tentang proses pengolahan susu nih. Tapi sebelumnya kita harus tau lebih dulu, apa sih susu itu.

Susu adalah cairan bergizi  berwarna putih yang dihasilkan oleh kelenjar susu mamalia betina. Susu juga dapat diolah menjadi berbagai macam produk seperti yogurt, es krim, keju, mentega, susu kental manis, susu bubuk dan lain- lainnya untuk di konsumsi manusia. Susu memiliki banyak fungsi dan manfaat. Untuk anak dalam masa umur produktif, susu membantu pertumbungan mereka. Sementara itu, untuk orang lanjut usia, susu membantu menopang tulang agar tidak keropos. Susu mengandung banyak vitamin dan protein. Oleh karena itu, setiap orang dianjurkan minum susu.

Susu merupakan bahan makanan yang mudah rusak sehingga perlu mendapatkan perawatan secara khusus. Oleh sebab itu, penting banget nih untuk memperhatikan proses pengolahan susu dari awal pemerahan sampai siap untu di konsumsi. Nah berikut ini adalah proses pengolahan susu pasca pemerahan:

Proses Pemerahan

Setelah mendapatkan susu hasil perahan, bawa susu hasil perahan tersebut untuk kemudian disaring. Penyaringan harus dilakukan segera untuk mencegah kuman kuman yang terdapat dalam air susu berkembang biak lebih lanjut. Bagaimana ya cara memerah yang baik?  Kurang lebihnya dijelaskan pada gambar di bawah ini.

 

2. Setelah disaring, lakukan penakaran apabila ingin mengetahui jumlah produksi.

3. Kemudian, susu hasil perahan tersebut dicampur perlahan- lahan sampai menjadi campuran air susu yang homogen.

4. Selanjutnya, air susu dialirkan ke alat pendingin. Untuk pendinginan, diperlukan suhu 10- 15 C selama 2- 3 jam. Pendinginan air susu bertujuan untuk menghambat pertumbuhan bakteri sehingga air susu sapi bertahan lama. Disamping itu, bisa juga melakukan pasteurisasi terlebih dahulu sebelum dialirkan ke alat pendingin agar organisme atau bakteri yang merugikan bisa mati.

5. Secara sederhana, pendinginan bisa dilakukan dengan menempatkan botol- botol air susu atau susu yang sudah dibungkus dalam kantong plastik, kemudian dimasukkan ke dalam bak yang berisi es. Sementara itu, pasteurisasi sederhana dapat dilakukan dengan cara merebus air susu di atas kompor pada temperatur 74 C selama 6 menit.

6. Setelah proses pendinginan atau pasteurisasi selesai, susu boleh dimasukkan kedalam botol- botol untuk dikirim ke konsumen.

7. Susu yang tidak melewati tahap pendinginan atau pasteurisasi sebelum dimasukkan kedalam botol akan memiliki kualitas yang rendah serta mudah rusak.

Begitulah temen-temen cara pengolahan susu. Mudah bukan? Semoga bermanfaat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *