Saving Animals with “Animal Welfare”

Happy weekend people! Taukah kalian apa itu Animal Welfare? Nah, buat kalian pecinta binatang khususnya perlu banget nih tau mengenai prinsip-prinsipnya. Yuk disimak Himaproter Cerdas edisi ke 19 ini :)

Animal Welfare (kesejahteraan hewan)

adalah bentuk ekspresi diri yang berkenaan dengan hati dan moral, mengajarkan tentang kepedulian dan perlakuan manusia terhadap hewan dan bagaimana manusia dapat meningkatkan kualitas hidup hewan itu. Seperti yang tertulis dalam UU No.18 tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Animal Welfare juga secara gamblang diartikan sebagai segala urusan yang berhubungan dengan keadaan fisik dan mental hewan menurut ukuran perilaku alami hewan yang perlu diterapkan dan ditegakkan untuk melindungi hewan dari perlakuan setiap orang yang tidak layak terhadap hewan yang dimanfaatkan manusia.

Beberapa aspek penting Animal Welfare :

  • Welfare science mengukur kondisi pada hewan dalam situasi dan lingkungan berbeda dengan cara penilaian manusia melalui sudut pandang hewan.
  • Welfare ethics mengenai bagaimana manusia sebaiknya memperlakukan hewan.
  • Welfare law mengenai bagaimana manusia harus memperlakukan hewan.

Ketiga aspek tersebut adalah dasar untuk manusia dalam memperlakukan hewan dengan baik karena sejatinya hewan pun adalah makhluk hidup yang berhak untuk diperlakukan dengan selayaknya.

Selain berpegang pada ketiga aspek tersebut, perlu juga nih diketahui tentang 5 konsep animal welfare. Konsep “Lima Kebebasan” (Five of Freedom) yang dicetuskan oleh Inggris sejak tahun 1992 sebagai panduan umum menilai kesejahteraan hewan.

“Lima Kebebasan” (Five of Freedom)

  1. Bebas dari rasa lapar dan haus
  2. Bebas dari rasa tidak nyaman
  3. Bebas dari rasa sakit, luka, dan penyakit
  4. Bebas mengekspresikan perilaku normal
  5. Bebas dari rasa stress dan tertekan.

Permasalahan mengenai animal welfare sedang banyak kita jumpai sekarang ini. Seperti contoh yaitu beberapa TV menayangkan adegan topeng monyet untuk jadi tontonan dan menamai monyet tersebut dengan nama “Sarimin”.  Selain itu, ada acara mancing ikan yang juga pernah memicu kontroversi. Bukan karena ajakan pemandu acaranya untuk melindungi ikan-ikan, tetapi karena beberapa kali tayangan ini menampilkan ikan-ikan yang dilindungi itu menyangkut di mata kail. Beberapa pihak menyebutkan bahwa mulut ikan yang menjadi korban“strike” akan terluka dan memancing ikan lainnya untuk datang memangsa. Tentu masih banyak lagi kasus-kasus serupa yang perlu kita luruskan untuk menjaga hewan-hewan itu.

Contoh sederhana permasalahan Animal Welfare pada hewan ternak

Sudah mengerti mengenai konsep animal welfare kan guys sekarang? Yuk mari kita terapkan dimulai dari hal kecil yaitu dengan memperlakukan hewan-hewan disekitar kita dengan baik. Bukan hanya manusia yang memiliki jaminan hidup layak, hewan pun demikian. Sampai jumpa di Himaproter Cerdas edisi berikutnya ya! Semoga bermanfaat :)

Rawatlah hewan peliharaanmu dengan baik karena hewan juga memiliki perasaan

Sumber:

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan

ProFauna Indonesia

#HimaproterCerdas

#MasifEkspansif

#HimaproterKita

#Himaproter2016

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *