Susu di Bulan Suci

Hallo, Himaproters ! Bulan Suci sedang dijalani bersama mulai tanggal 6 Juni kemarin. Semoga di bulan suci ini bisa menjadi berkah dan membawa kita semua ke arah yang lebih baik. Amin…

Berbicara mengenai bulan suci, tentu semua tahu kan aktivitas apa yang dilakukan selama bulan ini ? Ya benar, berpuasa! Puasa seringkali didefinisikan sebagai kegiatan menahan rasa lapar serta haus mulai dari sebelum terbit matahari (subuh) hingga terbenamnya. Dipandang dari segi ilmu gizi, puasa itu mengurangi asupan gizi manusia sebanyak 20-30 persen dari asupan normal ketika sedang tidak berpuasa.

Walaupun asupan berkurang, ternyata puasa bermanfaat bagi kesehatan juga loh.. Sudah banyak yang menjadikan puasa sebagai fasting therapy untuk mengatasi beberapa penyakit degeneratif di berbagai negara maju . Puasa dalam beberapa penelitian juga terbukti dapat memperbaiki profil kolestrol darah dan kolestrol jahat, serta menaikkan kolestrol baik (HDL). Hal ini berhubungan dengan perubahan pola dan frekuensi makan, sehingga lemak yang masuk ke dalam tubuh kita otomatis berkurang juga. ! So.. beruntunglah teman-teman yang melakukan puasa karena bersamaan dengan ibadah yang sedang dilakukan, ternyata kamu juga sedang melakukan terapi yang baik untuk tubuh.

Oke kembali lagi dengan fakta yang mengatakan bahwa 20-30 persen asupan gizi akan berkurang saat bulan puasa. Tentunya untuk bisa lancar puasa, selain ibadah, faktor makan diwaktu antar puasa juga harus diperhatikan, yaitu saat berbuka dan sahur. Kedua waktu itu penting untuk diperhatikan untuk kembali memenuhi asupan gizi kita yang banyak berkurang ketika berpuasa. Ternyata, susu menjadi salah satu makanan yang dianjurkan untuk dikonsumsi loh selama bulan puasa. Susu seperti yang kita tahu mengandung banyak sekali kandungan nutrisi, seperi lemak, protein,karbohidrat, mineral, dan vitamin.

Minum susu menjadi alternative untuk menabung nutrisi agar tetap sehat dalam menjalankan puasa loh. Hal ini dikarenakan tubuh tidak mendapatkan asupan gizi yang cukup selama lebih dari 12 jam, sedangkan selama itu tubh sudah menghabiskan cukup banyak energi ketika beraktivitas.  Konsumsi susu di bulan Ramadhan ternyata adalah suatu kebiasaan yang baik. Susu dikonsumsi pada saat sahur karena mengenyangkan (susu mampu menahan lapar lebih lama) dan cocok sebelum tidur agar dapat tidu dengan nyaman. Segelas susu hangat juga dipercaya mampu menghangatkan perut dan tubuh di pagi hari loh. Akan tetapi, perlu diperhatikan juga buat kamu yang perutnya sensitive terhadap laktosa, minum susu menjadi hal yang tidak disarankan karena bisa menyebabkan kembung atau diare. Hal ini bisa diatasi dengan minum susu asliloh ternyata, karena kandungan susu murni sangat baik bagi tubuh

Nah… baik sekali kan manfaat susu bagi tubuh kita di bulan puasa ini ?? Yuk penuhi asupan gizimu di bulan Suci dengan susu!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *